Thursday, December 24, 2009

Makna Topo Mbuto


Mungkin sebagian ada yg bertanya tanya apakah topo mbuto itu?, apakah hanya makan minum tidur be'ol ngeblog? kalau jawabannya itu ya bisa jadi benar, tapi ada makna yg lebih mendalam secara gothak gathik gathuk mathuk, monggo disimak


Noto : "Naah sekarang giliranku yg nanya ke kamu, mosok aku terus yg ditanya"

Tono : "nanya apa chayaaang...huahahahahah"

Noto : "kan kamu dengan bangganya memproklamirkan diri sebagai buto dan laku topo mbuto, apa sih yg dimaksud dengan topo mbuto?

Tono : "alaaah cuman ngarang aja kok...gak usah dipikirin, yg penting kan makan minum tidur be'ol ngeblog...ya itulah watak buto seperti aku ini huahahahahaha...."

Noto : "jadi selama ini segala wejangan dan nasehatku sia2 ya? paling tidak ada yg nyantol dikit2 lah"

Tono : "huahahahahah...mutuuuung...tentu saja ada brader...tenang aja....jadi ceritanya kamu mau ngetes aku nih? oke kamu mau nanya apa?"

Noto : "kamu kan tahu laku yg aku jalani itu topo ngrame lha terus apa bedanya dengan laku yg kamu lakukan yg katamu topo mbuto itu?"

Tono : "huahahahahah.....guwwooobloook....gitu aja nggak tahu....apa yaaa hhhmmm..."

Noto : "yah aku memang selalu jadi obyek pisuhan kamu....ya ndak apa2 lah, kalau kamu ndak bisa njawab ya tunggu episode ke 100, tapi kalo masih ada umur yah"

Tono : "huahahahah...iyaayaa.....aku kan cuman ngetes kesabaran kamu didalam topo ngrame, lagipula kan ndak enak kalau antara kamu dan aku itu pinter semua atau goblok semua, ya salah satu ada yg pinter yaitu kamu dan aku yg guwowowblok bin ngeyel supaya alam ini harmonis seperti katamu itu...huahahahahah"

Noto : "iyaa lalu apa maknanya topo mbuto itu....?

Tono : "topo mbuto itu kamsudnya bu = kalBU......to = toTO....jadi mbuto atau ambuto atau membuto itu artinya kalbune di toto atau menata kalbu...gicuuuu..."

Noto : "kalau cuman itu aku juga begitu, kalau topo ngrameku itu ya ujung2nya untuk mengolah/menata hati, kalau tidak kita praktekkan ke orang banyak ya percuma...sepi ing pamrih rame ing gawe itu hanya bisa diaplikasikan langsung ke orang banyak dan tidak cukup makan tidur minum ngeblog......"

Tono : "huahahahahah....kan dah aku bilang itu urusanmu sebagai satriyo, seorang satriyo itu harusnya ya lakunya topo ngrame seperti katamu itu, sedangkan aku sebagai buto ya lakunya makan minum tidur be'ol ngeblog"

Noto : "nah itulah yg membedakan....kamu ini hanya bisa teori, kamu ndak mau ikut aku topo ngrame biar kita sama2 bisa aktualisasi diri menjadi satriyo bukannya malah jadi buto kayak gitu"

Tono : "huahahahahah...jangan dikira aktivitas makan minum tidur ngeblog sama be'ol itu tidak bisa menata hati sebaik topo ngramemu itu....semua aktivitas butoku tidak semudah yg kamu bayangkan enak2an thok....makan itu maknanya menelan segala ilmu yg aku dapat dari teman2 sebocor alusku dan dari manapun juga bahkan dengan segala racunnya....huahahahahah....minum itu artinya meminum air kehidupan atau banyu suci perwita sari seperti Bima ketemu Dewaruci, tidur itu artinya turu eling atau tidur syahid atau mencari hakekat sebaik baiknya tidur yaitu latihan mati yg berujung pada mati sakjroning urip..."

Noto : "lalu makna be'ol apa? kamu ini aya2 wae...

Tono : "be'ol itu adalah mengambil hikmah makanan/ilmu kurang baik yg tidak bisa aku cerna dengan cara dikeluarkan dan berbentuk sangat buruk tapi bermanfaat sebagai penyubur tanah/sumber kehidupan, mirip2 be'ol betulan huahahahaha...dengan mengambil hikmah segala yg buruk maka disinilah sumber inspirasi kita berasal, maka dari itu aku sering nulis di komeng2 bahwa inspirasiku sumbernya dari ngeden di WC, ya kira2 itulah maknanya...walopun ketika ngeden asyik juga....huahahahahahah"

Noto : "lalu kalo ngeblog apa ya cuman buat narsis pamer ilmu kamu?"

Tono : "Notooo..Noto...kamu ini aya2 wae..apa sih yg bisa aku pamerin? aku ndak punya apa2 je....kalau ngeblog itu ya sebagai sarana berbagi informasi dan saling melengkapi, yaa mirip2 silaturahmi gicuuu...sedangkan dengan segala apa yg aku posting baik bersumber dari kamu maupun dari hasil ngedenku di WC itu ya prinsipnya satu "percoyo karepmu ora karepmu" huahahahaha biarin orang ngomong apa tentang aku....biar omdo yg penting ganteng huahahahahah"

Noto : "jadi maksudmu para pembaca cuman disuguhi teori2 kamu yg belum tentu kebenarannya itu?"

Tono : "huahahahaha.......kan sudah aku bilang "percoyo karepmu ora karepmu" lagipula yg namanya teori/omdo itukan belum tentu salah to? coba siapakah orang paling omdo dan dikagumi sejagat? yak betul Albert Einstein....apakah teori relativitasnya itu bisa dibuktikan oleh beliau sendiri? kan tidak to....malah orang2 sekarang yg berhasil membuktikannya"

Noto : "lha kamu sendiri tidak pernah kemana mana kok bisa cerita macem2, itu kan namanya menyesatkan, tega2nya kamu menyesatkan orang banyak"

Tono : "aku memang tidak kemana mana, karena aku ada dimana mana...huahahahahah...gini yo cah bagus.......inti dari topo mbutoku itu seperti yang aku jelaskan tadi yaitu menata kalbu, makan minum tidur ngeblog dan be'ol....tapi ada satu lagi yaitu mengambil manfaat/hikmah dari informasi sekecil kecilnya untuk dibabar seluas luasnya...lha apa mungkin bisa begitu? bisa saja....ingat nggak kuis "Berpacu dalam melodi" dulu yg dipandu oleh Koes Hendratmo, didalam sesi "sekilas wajah" disitu hanya diliatin bibirnya thok tapi peserta kuis ada yg bisa menebak bibir siapakah itu....hihihihi...coba bandingkan dengan diliatin wajahnya secara full tapi ndak bisa menebaknya....kira2 siapakah yg bodo?....huahahahahah"

Noto : "iyaa ya...baru tahu aku kalau itu to alesan kamu topo mbuto itu...ternyata tidak semudah itu...tapi kalau aku tetep topo ngrame, karena itulah yg terbaik buatku"

Tono : "huahahahahah...kamu itukan wataknya satriyo yg berwatak lembut, baik, ganteng, sopan dan pinter...ya itulah yg terbaik buatmu...sedangkan aku inikan gendut, ngeyel, emosian, males...yaa mirip2 buto lah jadi ya topo mbuto itu yg terbaik buatku....kan didalam diri manusia ada 2 watak yaitu buto dan satriyo, kalau keduanya bisa diolah secara benar maka akan menjadi watak dewo yaitu yg dinaungi cahayaNya"

Noto : "waah jadi semakin pinter kamu.....ya itulah kelebihanmu dibanding aku....disaat aku topo ngrame mengolah hati keikhlasan, kesabaran serta rasa syukurku, disisi lain kamu topo mbuto mengambil hikmah dari sekecil kecil informasi yg kamu dapat, dari yg kecil itu bisa menjadi besar apabila kamu mengolahnya dengan penuh kepekaan.....hhhmmm seharusnya memang kadang kala kamu yg menasehati aku"

Tono : "huahahahah...lha kita kan saling melengkapi brader....apa ya dengan topo ngrame mu itu sudah cukup? kan tidak to....supaya watak satriyo bisa menjadi berwatak dewo ya diperlukan watak buto juga...buto disini sebagai pengetes/penguji dari kesatriaanmu dan juga sebagai penengah/pengamat antara watak baik dan buruk, yg baik tidak sepenuhnya baik, yg buruk tidak sepenuhnya buruk, apabila bisa melihat baik buruk dengan watak satriyo maupun watak buto maka yg timbul adalah watak penuh kearifan/makrifat, makrifat itulah watak dewo yg penuh cahayaNya"

Noto : "ya sudah lah memang kita punya peran masing2... o iya apa kesimpulan dari topo mbutomu itu?"

Tono : "enak aja....jelasin dulu dong apa itu topo ngrame mu itu biar bisa dijadiin perbandingan..."

Noto : "oo gitu...hhhmmm...topo ngrame itu "sepi ing pamrih rame ing gawe" bekerja dan beramal sholeh tanpa pamrih untuk melatih rasa sabar syukur dan ikhlas kita disegala situasi dan kondisi, inilah watak satriyo pinandhito...seharusnya pemimpin itu berwatak seperti ini"

Tono : "huahahahahah....sekarang giliranku, topo mbuto itu berlatih mengolah hati untuk bisa melihat setitik cahaya di kegelapan, kan kamu tahu watak buto itu penuh nafsu2 keduniaan tapi dibalik itu semua ada setitik kebaikan yg bisa diambil manfaatnya, maka syukurilah kebaikan setitik itu untuk melihat segala watak buruk/gelap itu seterang terangnya untuk dijadikan hikmah....maka kebaikan yg setitik itu bisa ngemong segala watak perbutoan agar tidak keluar jalur"

Noto : "kalau topo ngrame itu berbuat baik untuk bisa melihat segalanya baik, mengolah dan menjaga hati yg bening agar tetap bening, sesuai satriyo yg bermata sipit artinya patuh terhadapNya, tertunduk artinya rendah hati dan hidungnya mancung artinya khusyuk"

Tono : "huahahahah itukan kamu...kalo aku lain lagi......topo mbuto itu melihat di kegelapan untuk supaya semuanya terlihat terang dan jelas, mengambil hikmah perbuatan kurang baik, melihat kebaikan dikeburukan, melihat sisi gelap di kebaikan, mengolah hati gelap agar peka terhadap cahaya kebaikan sekecil apapun....sesuai watak buto yg matanya melotot artinya bermata hati peka bisa melihat dengan jelas dikegelapan malam, mulutnya menganga artinya haus akan akan air kehidupan dan lapar ilmuNya Allah"

Noto : "lalu apa dengan watak satriyo yg topo ngrame itu tidak cukup untuk menjadi watak dewo seperti katamu?"

Tono : "tentu saja tidak cukup guwowowoblok....huahahahahah.......kalau kamu biasa melihat di terangnya siang apakah kamu bisa melihat dikegelapan malam dengan jelas? maka dari itu diperlukan mata gelap disamping mata terang...kan kita punya dua mata to? itulah gunanya...sedangkan watak dewo itu sudah bisa mengatasi kedua watak itu dan bisa melihatnya dengan penuh kearifan"

Noto : "harusnya kamu dong yg memberi pencerahan artikel2 topo mbutomu itu"

Tono : "males ah...kan kamu yg biasa menjadi juru dakwahnya...sedangkan aku kan sebagai pendengar yg setia dan sedikit bumbu2 ngeyel....huahahahahah"

Noto : "duuh teganya....."

blog comments powered by Disqus